episodenya akan kuceritakan hari ini, ketika baru saja aku terkejut dari mimpi itu, isyaratkan pesan baru “bukan hanya cinta yang akan menghibur jiwa, tentang cinta banyak yang belum tahu; selayaknya cinta hanyalah keindahan, padahal masih samar cinta itu dapat menghancurkan hati”_
31 Oktober 2009. Danang adalah temanku, kita satu kost, selain kuliah, dia aktive menjadi pelatih renang di surabaya. Sedang Phiiolletha adalah kekasihnya. Dunia maya menjadi saksinya. Hanya lewat facebook, dua sejoli ini saling berpesan mesra. “ai .... masih sibuk ngelatih ta??” Tanya seorang wanita cantik bernama Phiiolletha. danang hanya tersenyum, selebihnya meski arti ketulusan yang menjawab kias parasnya. “ya gitu deh.. sorry ya baru bales.. soalnya jarang buka FB ce akunya..and met ultah ya, moga sukses selalu” sahut danang tersipu-sipu. taburan cinta diantara keduanya memilki arti sendiri dalam pesan singkat itu. seterusnya juga, detik demi detik, keakraban yang tiada sirna, lewat hati yang belum pernah tidur, bagaikan selalu saling merindukan cinta; keyakianan hati keduanya menjadikan eratnya sebuah persahabatan seakan mengharap berbunga cinta seindah-indahnya. Artinya mata yang selalu berbinar, menjadikan suasana di hari lain seolah matahari berkedip untuk danang dan Phiiolletha. Kadang-kadang Phiiolletha tahu bahwa memang benar kedamaian bersemayam disaat-saat dia berdua bersama danang. Namun, masih belum semudah itu cinta memberi rasa kepastian yang mendalam. Sampai sekejap dan berganti. Phiiolletha berharap jawaban kepastian hati pada danang. “kamu udah punya pacar ta?? Pokoknya balez ya.. tak tunggu...” tanya Phiiolletha. “kalo belum kenapa? And kalo udah kenapa?... emang penting ya tha...”sahut danang nada sunyi menggoda. “ ya.. kan pengen tau aja... kan kamu beken.. suit.. suit..” tanya Phiiolletha lagi. “hmm... iya aku udah punya pacar ta, dia kakak kelas kamu, tapi kalo kamu mau jadi pacarku yang kedua, aku nggak pa pa tha” jawab danang melepaskan kenyataan itu dengan ketuluskannya. “tapi.. kalo aku jadi pacarmu yang kedua.. laki-laki kan tidak bisa adil soal cinta...” sahut Phiiolletha. “aku nggak gitu tha, aku bisa adil kok” kilah danang dengan nada cinta. Lalu, Phiiolletha berucap lagi dengan nada candu nan mesra, “aku udah mengutarakan semua isi hatiku dan perasaanku yang selama ini ku pendam.... jadi jangan permainin aku ya....” penuh mimik genit wajah cantik Phiiolletha melengkapi hangatnya suasana kala itu . “ ya pasti... ku nggak kan lupain kamu cin ...” sahut danang menjawab dengan mimik senyuman sepenuh hati. Seketika awan meneduhkan setting hati diantara keduanya. seakan mereka telah lupa akan rencana tuhan yang belum pernah mereka mengerti selama sepanjang waktu ini. Kenyataan Perbedaan selisih umur 4 tahun danang lebih tua dari Phiiolletha bukan menjadi masalah lagi, hingga perbedaan “keyakianan“ bahwa danang laki-laki pemeluk agama hindu, lalu Phiiolletha wanita pemeluk agama islam, juga seolah bukan lagi problem yang banyak dipersoalkan. bahasa hembusan-hembusan cinta, kini telah membawa danang dan Phiiolletha, tiada lelah saling membagi cinta, menghapus segala ambisi penghalang nafsu berpisah dalam semunya kalbu.hmm... Akhirnya, dari sinilah cerita cinta danang dan Phiiolletha berbunga. Seolah mimpi cinta yang diwujudkan, keduanya pun mulai menjalin romansa cinta semesra-mesranya._
Dua hati berdentingkan cinta kembali terasa nyata melantun di hari selanjutnya. Danang dan Phiiolletha, seolah telah hanya berdua di dunia ini. Mungkin memang maya saat cinta benar-benar menguasai hati. fatamorgana rayuan-rayuan cinta, taburan-taburan mimpi, kata-kata janji seolah menjadi pengikat kasih sayang diantara keduanya. belum ada sunyi yang menghampiri, sejenak namun terasa akan selamanya. Untuk danang dan Phiiolletha, Inilah masa-masa penuh cinta, saat-saat cinta terasa semanis-manisnya._
11 November 2010. Mungkin benar bahwa tiada cerita yang tidak akan ada akhirnya. Seperti ini juga, takdir tuhan siapa yang tahu. Dua hati yang pernah terbang menghiasi dunia ini, yang pernah banyak yang tahu jalan hidup romantis kelihatannya, ternyata juga ada ujung keindahannya. Kenyataan perbedaan yang dulunya menjadi pengikat tali cinta diantara keduanya, kini menjadi masalah yang selalu dipersoalkan. Entah rasa bosan khas sekedarnya ikut melengkapinya, aku juga belum tahu. namun siapa yang tahu ini terjadi. Ternyata Danang dan Phiiolletha memilih mengakhiri kisah cinta mereka. Sudah seharusnya, atau . . . (sekali lagi) takdir cinta memang siapa yang tahu. the end_
:(
BalasHapusitulah sisi lain fatamorgana cinta...hmm
Hapus