-Sendu yang Tersekat Sekat-

Hari ini yang kurasakan;
Ada satu hati yang semakin menjauh pergi
Entah karena apa ... ...
Dan senduku yang tersekat-sekat
Hanyalah itu yang kualami_

Pagi seperti biasanya, di waktu paling sejuk, dia yang aku cinta selalu datang tepat waktu. Aku dan dia berada disatu kampus, kita berdua masih kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri di surabaya. Aku sadari karakterku banyak perbedaan dengannya, salah satunya hal kecil tentang jam datang dikampus. Setahuku selama ini dia hanya sekali datang terlambat, sedang aku hampir setiap hari datang terlambat. Rajin itu mungkin hal yang lumrah buat kedisiplinan wanita, namun karena dia, rasanya semuanya menjadi sesuatu yang berbeda. Itulah juga sesuatu yang membuat semakin tiada hentinya aku mengaguminya. Meskipun sampai sekarang pun aku tidak pernah punya kesempatan mendekatinya, mungkin mengenal cowok seperti aku dia merasa risih bin malu, karena tiada hentinya aku berulah beraksi bak orang gila perhatian depan umum. Sampai sekarang pula aku hanya menjadi penggemar rahasianya.»
Selalu aku yang memulai cerita, siang telah beranjak, eksotika ruang kelas nampak kelam begitu saja. Baru saja berakhir pertemuan aku dengannya. Seperti biasanya dia selalu langsung kembali ke kostnya setelah jam perkuliahan berakhir, sedang aku masih mondar-mandir tak tentu arah untuk menghibur diri bersama teman-teman yang lain, entah ke musholla, ke kantin, ke kelas lain, ke perpustakaan. Melihat dia seperti menemukan si sisi lain dari hidupku yang aku cari selama ini. Sekejap demi sekejap kadang mata ini menjadi jelalatan mencari kemana dia pergi. Meski hanya sekedar melihat saja, sedikit juga sudah tidak apa-apa, itu cukup memuaskan dengan anganku yang tak terbatas untuknya. Seringkali aku membayangkan kapan bisa berdua dengannya, kapan aku bisa mengantarkan dia ke kostnya –red; jadi tukang ojeknya-, kapan aku bisa sms dan telpone dengannya, kapan aku bisa berada di situasi romantis bersamanya. Namun itu nampaknya sesuatu yang tidak mungkin dan bahagia alakadarnya bila berada selamanya di angan-anganku. Rasa yang terpendam ini, akan menjadi kisah tersendiri buatku.»
Di hari lain .. ..
--- --- ----
Yang mengesanku hari ini;
Disaat aku merasa kangen pada ibu-ku
Aku merasakan bahwa aku melihat kamu ...
Seperti ibuku,
Oleh karenanya //
Aku selalu kangen melihatmu
maybe i love you so much ... ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar