Mobil toyota camry yang disetir doni, membuat dina terpesona. Maklum, biasanya doni hanyalah seorang “musafir” yang sehari-hari berjalan kaki. Hari itu berbeda ! Dengan tampang pas-pasan tapi membawa toyota camry, doni seakan menjadi pemain sinetron di televisi. Waktu pagi yang cerah, doni mengajak dina menikmati suasana baru, berdua keliling kota mengendarai toyota camry. “mas don, ternyata ngga’ salah aku mencintai mas doni... Tambah love you mas” curhat dina setelah mereka berdua di dalam mobil. “waduh, jangan gitu sayang... Aku bisa seperti ini juga karena kamu sayang..” Kilah doni. Mereka semakin larut dalam episode percintaan yang mereka jalani. Sampai tak terasa, waktu sudah menunjukkan siang hari. Dengan sekejap insting romantis doni muncul; “sayang dina, kita maem dulu yukk, udah siang, kan sayang tadi pagi belum sarapan. ya??” pinta doni kepada dina. Akhirnya dina pun menuruti ajakan doni. Kemudian mereka berdua berhenti disalah satu restaurant. Olehnya, siang itu terasa semakin indah, tentunya buat dina dan doni.»
Sesaat setelahnya selesai makan ... ...
Doni kembali bergegas menuju mobil, diikuti dina dibelakangnya. Pikir doni, biasanya jam segini itu waktunya dina untuk tidur siang, doni berniat mengajak dina untuk kembali kerumahnya. Berniat baik nampaknya tidak selalu berhasil baik pula. Dina tidak mau pulang kerumahnya. Ia masih ingin jalan-jalan lagi, apa boleh buat, akhirnya doni menuruti kemauan dina. Selepasnya, awalnya tidak terjadi apa-apa, sampai dina ingin sekali menuju ke kost doni yang terletak tidak jauh dari arah perjalanan mereka. Disitulah semua berawal dengan lain cerita. Doni begitu kaget ketika dina mengungkapkan keinginannya untuk tidur bersamanya di kost. Segalanya tentu di luar dugaan, apalagi yang doni tahu tentang dina, sebelumnya dina adalah santri alumni salah satu pondok pesantren. Hambur untuk diceritakan, akhirnya doni menuruti kemauan dina.»
Peristiwa di dalam kamar kost berakhir dengan klimaks. doni tidak pernah mendahului, hanya dina yang begitu menggebu, sampai mereka berdua, terhasut setan, terjadilah hubungan sex diluar nikah itu. Lebih dari segala, bagi doni, tentu ini pertama kalinya. Namun berbeda dengan dina, dalam cerita dina, ternyata dina telah berulang kali melakukan hubungan sex sebelumnya dengan mantan pacarnya. mengetahui itu, sontak doni kaget bukan kepalang. Ternyata, wanita pujaannya telah terenggut keperawanannya kali pertama bukan dengannya. Namun begitulah doni, sangking cintanya kepada dina ia tetap mencoba bertahan dengan kenyataan itu. Dina pun semakin cinta kepada doni. Lewat ucapan sedalam-dalamnya, dina meminta maaf dan berjanji bahwa ia akan setia kepada doni. Mendengarnya, doni nampak sumringah, itulah kepastian yang paling berkesan buat doni. Bersama dina, siang itu mereka berdua melanjutkan dengan tidur bersama lagi di kamar kost, bedanya kali ini tanpa sex yang ke dua. Sampai di sore hari, mereka terbangun, dan doni akhirnya mengantarkan dina untuk pulang ke rumahnya. »
Malamnya, pertemuan antara doni dan dina kembali berlanjut. Kali ini langsung di rumah dina. Akibat tadi siang, Doni merasa ketagian berhubungan sex dengan dina. Alhasil ia mengajak dina untuk melakukan ML lagi. Kebetulan rumah dina sedang sepi, aksi mereka berdua pun terjadi secara blak-blakan di ruang tamu. Nampaknya dina sangat menikmati apa yang sedang terjadi, begitu juga sebaliknya dengan doni. Mereka tak henti hentinya saling –sensor- . hingga semuanya usai, melengkapinya; meskipun telah larut malam, doni mengajak dina untuk keluar rumah untuk sekedar berjalan-jalan. Tetap sama, dengan mengendarai mobil toyota camry yang doni punya. Arah tujuannya hanya keliling kota saja. Dina pun akhirnya mau. Selama perjalanan, disinilah awal petaka itu dimulai. Memang dosa tetaplah dosa. Tanpa di sangka, mobil toyota camry milik doni menabrak seorang wanita tua yang tengah menyebarang di jalan. wanita itu akhirnya meninggal. Doni yang waktu itu seketika keluar dari mobil, langsung di hantam oleh kumpulan orang-orang di tempat kejadian perkara. Mobil camry yang di tumpanginya juga langsung jadi sasaran amuk masa. Dina pun mendadak keluar dari mobil. Mobil telah hancur, Tanpa daya apa-apa, dengan mata kepala sendiri, dina juga melihat betapa darah mengalir deras diantara kepala doni yang telah dihajar masa. Doni tak sadarakan diri. Orang-orang bergegas membantu wanita tua yang tadi ditabrak doni untuk segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, tak ada satu pun yang mengurusi doni. Akhirnya doni pun meninggal di pangkuan dina yang setia berada di sampingnya. Melihat itu, dengan jeritan sekeras-kerasnya dina meminta tolong kepada masyarakat, namun tak ada satu pun yang menggubrisnya. Mungkin Itulah akhir dari pembalasan dosa-dosanya selama di dunia ini. »
Tidak ada komentar:
Posting Komentar