-Mamie: Manusia MiE-

Sebungkus olahan tepung
Seharga mulai Rp. 1300
Sekumpulan pecinta fanatiknya
Selalu tergoda, karena ... ...
Bentuknya serasa meliuk-liuk romantis nan eksotis_

Surabaya dalam sebuah fakta; manusia akan memiliki kesaktian seperti wiro sableng kalo dia makan mie instan ?? tepatnya ketika manusia di dalamnya merasakan menjadi anak kost. Mari kita lestarikan, entah mengapa (mungkin) sensasi makan mie sudah lumrah bagi semua anak kost, apalagi sepertiku yang mencintai aneka kuliner. Mie instan lebih populer dari menu masakan lainnya, melebihi pizza melebihi sate melebihi hamberger melebihi nasi padang,dan sebagainya. Mie instan merajai; raja mie, manusia mie, atau mamie.»
Mencoba meletakkan hatinya dengan penuh perasaan, adonan mie bercampur bumbu serta bawang goreng pelengkapnya, mamie bernama bagus, teman satu kostku patut menjadi artis indonesianmie 2012. Hampir setiap hari setiap lapar, bagus menyantap mie instan. Kebetulan aku kolektor bungkus mie, la disinilah kebaikan bagus karena selalu menyetor aneka bungkus mie yang aku butuhkan untuk masuk koleksiku. Adalagi temanku yang menempati posisi kedua sampai posisi kelima artis indonesianmie 2012, yaitu mamie lungit, mamie heru, mamie reval, dan mamie danang. Persahabatan di kost akan semakin sempurna jika ada mie instan. hmm.. kini, ceritaku ini, akan berawal dari sini, sebuah legenda manusia mie yang tiada henti menjadi nadi denting kemesraaan antara manusia dan mie.»
Dahulu kala pada tahun sebelum ada tahunnya, konon mie instan dibawa dari lembah cekung yang ada di bulan. Wiro sableng sebagai orang pertama yang menginjakkan kakinya di bulan, awalnya kaget bukan kepalang melihat benda apa yang mirip tali sepatu menjerat kakinya. ‘’oh... tidak, apa ini..., aku stress melihatnya’’ teriak wiro sableng. Dengan terus melihat benda itu, dalam dimensi gaib, tanpa sadar, wiro sableng seperti menemukan inspirasi menjadi seorang yang sangat sakti. Entah karena apa,huh. Jejak kesaktiannya seperti datang begitu saja dari jagat langit. Tentunya ini gara-gara wiro sableng melihat mie itu.»
Oleh karena itu, atas kebaikan wiro sableng, dia pun memutuskan untuk membawa mie itu ke bumi agar di produksi masal, agar warga bumi menjadi sakti-sakti. Meski cerita ini hanya fiktif, namun kebaikan wiro sableng patut kita acungi jempol, lebih-lebih mungkin dialah sebenarnya satu-satunya pahlawan nasional yang belum diakui sebagai pakar mie instan. Sangat ironis memang, tapi itulah kenyataan yang belum terwujud sampai saat ini.»  

2 komentar: